BPSDMD Provinsi Banten Resmi Buka Lima Pelatihan Strategis untuk Perkuat Kompetensi ASN
Sumber Gambar :Pandeglang – Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Banten secara resmi membuka lima program pelatihan strategis bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Banten, Senin (3/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di Kampus BPSDMD Provinsi Banten, Karangtanjung, Pandeglang secara resmi dibuka oleh Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Teknis dan Pemerintahan BPSDMD Provinsi Banten, Deni Andriani, S.Sos., M.Si., mewakili Kepala BPSDMD Provinsi Banten.
Kelima pelatihan yang diselenggarakan meliputi Pelatihan Personal Branding ASN pada Instansi Pemerintah Sektor Publik, Pelatihan Petugas Pendataan Wajib Pajak Air Permukaan, Pelatihan Literasi Digital ASN, Pelatihan Pengembangan Inovasi, serta Pelatihan Kreativitas Digital. Program tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Banten dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia aparatur agar mampu menjawab tantangan birokrasi modern dan percepatan transformasi digital.
Dalam sambutannya, menegaskan bahwa pengembangan kompetensi ASN merupakan amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara. ASN dituntut tidak hanya memiliki kompetensi teknis, tetapi juga profesionalisme, integritas, kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan teknologi, serta berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas.
"Pengembangan kompetensi merupakan investasi bagi organisasi. ASN yang kompeten akan mampu memberikan pelayanan publik yang profesional, inovatif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat," ujar Deni Andriani.
Pada kesempatan tersebut, Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Teknis dan Pemerintahan menjelaskan bahwa Pelatihan Personal Branding ASN bertujuan membentuk aparatur yang mampu membangun reputasi profesional, kredibel, dan berintegritas di era keterbukaan informasi. Personal branding bukan sekadar membangun citra, tetapi menjadi representasi kompetensi dan nilai-nilai pelayanan publik yang mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.
Sementara itu, Pelatihan Petugas Pendataan Wajib Pajak Air Permukaan difokuskan pada peningkatan kapasitas petugas dalam melakukan pendataan secara akurat, objektif, dan akuntabel. Data yang valid menjadi fondasi penting dalam optimalisasi penerimaan Pajak Air Permukaan sebagai salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang akan kembali dimanfaatkan untuk pembangunan dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat.
Di bidang transformasi digital, Pelatihan Literasi Digital ASN diharapkan mampu meningkatkan kemampuan ASN dalam memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi secara aman, bijak, produktif, serta mendukung implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Kompetensi digital menjadi kebutuhan mendasar bagi aparatur dalam menghadirkan layanan publik yang semakin efektif dan efisien.
Selain itu, BPSDMD juga menyelenggarakan Pelatihan Pengembangan Inovasi yang bertujuan membangun pola pikir inovatif, kemampuan pemecahan masalah, serta keterampilan dalam menciptakan berbagai inovasi layanan maupun tata kelola pemerintahan. Pelatihan ini diharapkan mampu melahirkan berbagai gagasan kreatif yang dapat meningkatkan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan di Provinsi Banten.
Adapun Pelatihan Kreativitas Digital dirancang untuk membekali peserta dengan kemampuan memproduksi konten digital yang komunikatif, kreatif, dan berdampak positif. Melalui pelatihan ini, ASN didorong mampu memanfaatkan berbagai platform digital sebagai media komunikasi publik yang efektif sekaligus memperkuat keterbukaan informasi pemerintah.
Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Teknis dan Pemerintahan juga mengingatkan seluruh peserta agar mengikuti seluruh rangkaian pembelajaran dengan sungguh-sungguh dan disiplin. Ia menjelaskan bahwa proses pembelajaran masih dilaksanakan menggunakan metode blended learning, yakni kombinasi pembelajaran klasikal dan pembelajaran virtual melalui Learning Management System (LMS) Banten CERIA, sehingga proses pengembangan kompetensi dapat berlangsung secara efektif, fleksibel, dan efisien.
Mengakhiri sambutannya, Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Teknis dan Pemerintahan menyampaikan harapan agar seluruh peserta mampu mengimplementasikan ilmu dan keterampilan yang diperoleh ke dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, sehingga memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik di lingkungan Pemerintah Provinsi Banten.
Kegiatan pembukaan kemudian secara resmi dibuka oleh Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Teknis dan Pemerintahan dengan mengucapkan lafaz "Bismillahirrahmanirrahim", sebagai tanda dimulainya rangkaian pelatihan yang akan berlangsung sesuai jadwal dan kurikulum yang telah ditetapkan.
Melalui penyelenggaraan lima pelatihan ini, BPSDMD Provinsi Banten menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kompetensi ASN yang profesional, adaptif, inovatif, dan berdaya saing, sejalan dengan implementasi nilai-nilai BerAKHLAK serta mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang modern, responsif, dan berorientasi pada pelayanan publik yang prima.