BPSDMD Provinsi Banten Buka Pelatihan Budaya Kerja Angkatan III dan Luncurkan Implementasi SEMESTA BANTEN

Sumber Gambar :

PANDEGLANG – Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Banten menyelenggarakan Pembukaan Pelatihan Membangun Mindset Budaya Kerja dan Budaya Organisasi Angkatan III Tahun Anggaran 2026, sekaligus meluncurkan implementasi Sistem Evaluasi, Monitoring dan Penjaminan Mutu Terpadu (SEMESTA BANTEN), Senin (12/10/2026), bertempat di BPSDMD Provinsi Banten, Karangtanjung, Kabupaten Pandeglang.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat transformasi birokrasi dan meningkatkan kualitas pengembangan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Banten. Pelatihan budaya kerja diarahkan untuk membangun pola pikir aparatur yang adaptif, berintegritas, kolaboratif, akuntabel, serta berorientasi pada hasil dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Dalam sambutannya, Kepala BPSDMD Provinsi Banten, Drs. E. A. Deni Hermawan, M.Si., menegaskan bahwa perubahan sistem dan pemanfaatan teknologi digital harus diiringi dengan perubahan pola pikir serta budaya kerja aparatur. Menurutnya, transformasi birokrasi tidak cukup hanya melalui penyediaan sarana digital, tetapi juga membutuhkan sumber daya manusia yang memiliki komitmen kuat untuk terus belajar, berinovasi, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Peluncuran implementasi SEMESTA BANTEN menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat sistem penjaminan mutu pengembangan kompetensi di lingkungan BPSDMD Provinsi Banten. Sistem ini diharapkan dapat mendukung pelaksanaan evaluasi, monitoring, serta pengukuran mutu dan dampak program pelatihan secara lebih terpadu, sehingga pengembangan kompetensi ASN semakin terarah dan selaras dengan kebutuhan organisasi.

Implementasi SEMESTA BANTEN juga menjadi bagian penting dalam mendukung ekosistem Banten Corporate University (Banten Corpu), yang mengedepankan pembelajaran berkelanjutan, kolaborasi lintas perangkat daerah, dan penerapan pengetahuan dalam pelaksanaan tugas pemerintahan. Melalui pendekatan ini, pengembangan kompetensi tidak lagi dipandang semata-mata sebagai kegiatan pelatihan di ruang kelas, melainkan sebagai proses pembelajaran yang terintegrasi dengan peningkatan kinerja organisasi.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala BPSDMD Provinsi Banten juga menyampaikan apresiasi kepada Oki Risdianto, M.Si., atas gagasan dan upaya inovasi yang dikembangkan melalui Pelatihan Kepemimpinan Administrator. Inovasi tersebut diharapkan tidak berhenti pada penyusunan rancangan proyek perubahan, tetapi dapat diimplementasikan secara berkelanjutan dan memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan tata kelola pemerintahan.

Lebih lanjut, seluruh jajaran BPSDMD Provinsi Banten, termasuk kepala bidang, analis pengembangan kompetensi, dan widyaiswara, didorong untuk mendukung implementasi SEMESTA BANTEN. Sinergi seluruh unsur organisasi diperlukan agar sistem penjaminan mutu ini dapat menjadi bagian dari budaya kerja dan mendukung peningkatan kualitas penyelenggaraan pelatihan secara berkelanjutan.

Melalui pelatihan budaya kerja Angkatan III dan implementasi SEMESTA BANTEN, BPSDMD Provinsi Banten menegaskan komitmennya untuk membangun aparatur yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada hasil. Upaya ini diharapkan semakin memperkuat budaya belajar di lingkungan Pemerintah Provinsi Banten serta mendorong terwujudnya pelayanan publik yang berkualitas, efektif, dan berdampak bagi masyarakat.

Dengan semangat “Belajar, Berbagi, Bertumbuh, Berdampak”, Banten Corpu diharapkan menjadi ekosistem pembelajaran yang mendorong ASN terus meningkatkan kapasitas diri, memperkuat kolaborasi, dan menghadirkan inovasi untuk mendukung pembangunan Provinsi Banten.

BPSDMD Provinsi Banten — Membangun Kompetensi, Menguatkan Budaya Kerja, Menghadirkan Kinerja Berdampak.

 


Share this Post