BPSDMD Provinsi Banten Perkuat Transformasi Kompetensi ASN melalui Banten Corporate University, 53 Peserta PKN II Resmi Dilepas

Sumber Gambar : PC operator

Pandeglang  — Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Banten memperkuat perannya sebagai motor pengembangan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui peluncuran Banten Corporate University yang dirangkaikan dengan pelepasan 53 peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XVI Tahun 2026, Jumat (9/10/2026), di lingkungan BPSDMD Provinsi Banten.

Momentum strategis ini menegaskan arah transformasi pengembangan sumber daya manusia aparatur di Provinsi Banten, dari pola pelatihan yang berorientasi pada peningkatan kapasitas individu menuju ekosistem pembelajaran terintegrasi yang menghubungkan kompetensi ASN dengan kebutuhan organisasi dan pencapaian kinerja pemerintahan.

Sebagai perangkat daerah yang berperan dalam pengembangan sumber daya manusia aparatur, BPSDMD Provinsi Banten mengambil peran penting dalam mempersiapkan fondasi penyelenggaraan Banten Corporate University. Persiapan tersebut meliputi penguatan pemahaman internal, koordinasi dengan perangkat daerah, penyusunan regulasi, pengembangan konsep dan tata kelola Corporate University, serta pengembangan Learning Organization Management System.

Langkah ini diarahkan untuk memastikan bahwa Banten Corporate University tidak sekadar menjadi wadah penyelenggaraan pelatihan, melainkan berkembang menjadi ekosistem pembelajaran organisasi yang mampu mendukung peningkatan kapasitas kelembagaan dan pencapaian kinerja Pemerintah Provinsi Banten.

Komitmen tersebut juga tercermin dalam kegiatan sosialisasi pra-peluncuran Banten Corporate University yang diikuti lebih dari 1.700 ASN secara virtual. Partisipasi tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas pemahaman mengenai pentingnya pembelajaran yang terintegrasi dalam mendukung pengembangan kompetensi aparatur secara berkelanjutan.

BPSDMD Banten Cetak Kepemimpinan Strategis melalui PKN Tingkat II

Selain memperkuat sistem pembelajaran aparatur melalui Banten Corporate University, BPSDMD Provinsi Banten juga menuntaskan penyelenggaraan PKN Tingkat II Angkatan XVI Tahun 2026. Pelatihan yang berlangsung sejak 9 Juni hingga 9 Oktober 2026 tersebut dilaksanakan selama 923 jam pelajaran atau setara dengan 107 hari pelatihan.

Sebanyak 53 peserta dari berbagai instansi pemerintah mengikuti program ini, meliputi Pemerintah Provinsi Banten, pemerintah kabupaten/kota, kementerian, dan lembaga nasional. Keberagaman latar belakang instansi peserta menjadi bagian penting dalam memperluas perspektif kepemimpinan serta pertukaran pengalaman di lingkungan birokrasi.

Berdasarkan hasil evaluasi akhir, seluruh peserta dinyatakan lulus. Sebanyak 18 peserta memperoleh kualifikasi sangat memuaskan, sementara 35 peserta lainnya memperoleh kualifikasi memuaskan.

Capaian tersebut menjadi salah satu hasil penyelenggaraan pengembangan kompetensi kepemimpinan yang dilaksanakan BPSDMD Provinsi Banten. Pelepasan peserta bukan sekadar menandai berakhirnya rangkaian pendidikan dan pelatihan, tetapi juga menjadi awal penerapan kapasitas kepemimpinan dalam pelaksanaan tugas, pengelolaan organisasi, dan peningkatan kualitas pelayanan publik di instansi masing-masing.

Melalui PKN Tingkat II, pengembangan kompetensi kepemimpinan diharapkan dapat memperkuat kemampuan aparatur dalam memahami persoalan strategis, mengelola perubahan, serta mendorong peningkatan kinerja organisasi sesuai kewenangan dan tanggung jawabnya.

Banten Corporate University, Arah Baru Pembelajaran ASN

Peluncuran Banten Corporate University menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Banten merespons amanat Pasal 49 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara mengenai pengembangan kompetensi ASN melalui pembelajaran yang terintegrasi.

Dalam konteks tersebut, BPSDMD Provinsi Banten memiliki ruang strategis untuk memperkuat sinergi pembelajaran lintas perangkat daerah, mengembangkan tata kelola pembelajaran, dan mendorong keterhubungan antara program pengembangan kompetensi dengan sasaran kinerja organisasi.

Pendekatan Corporate University menempatkan pembelajaran sebagai bagian dari proses pembangunan kapasitas organisasi. Dengan demikian, keberhasilan pengembangan kompetensi tidak hanya dilihat dari jumlah pelatihan yang diselenggarakan atau peserta yang lulus, tetapi juga dari relevansi pembelajaran terhadap kebutuhan organisasi dan penerapannya dalam pelaksanaan tugas pemerintahan.

Pengembangan Learning Organization Management System menjadi salah satu langkah pendukung dalam membangun sistem pembelajaran organisasi yang lebih terarah. Penguatan sistem tersebut perlu berjalan seiring dengan tata kelola, koordinasi antarperangkat daerah, serta evaluasi terhadap manfaat pembelajaran bagi peningkatan kinerja ASN.

Bagi BPSDMD Provinsi Banten, momentum ini sekaligus memperkuat agenda pengembangan sumber daya manusia aparatur yang adaptif terhadap perubahan dan mampu menjawab tantangan tata kelola pemerintahan yang semakin dinamis.

Memperkuat Peran BPSDMD bagi Pembangunan Banten

Rangkaian peluncuran Banten Corporate University dan pelepasan peserta PKN Tingkat II Angkatan XVI memperlihatkan dua dimensi penting pengembangan ASN di Provinsi Banten: penguatan sistem pembelajaran organisasi dan peningkatan kapasitas kepemimpinan aparatur.

Keduanya saling melengkapi dalam membangun sumber daya manusia pemerintahan yang kompeten, profesional, dan berorientasi pada hasil. Melalui penguatan fungsi pengembangan kompetensi, BPSDMD Provinsi Banten diharapkan terus berkontribusi dalam mendorong pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan organisasi serta mendukung peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Ke depan, keberhasilan Banten Corporate University memerlukan konsistensi implementasi, dukungan seluruh perangkat daerah, penguatan tata kelola, dan evaluasi berkelanjutan terhadap dampak pembelajaran. Dengan fondasi tersebut, pengembangan kompetensi ASN dapat semakin terhubung dengan agenda pembangunan daerah.

BPSDMD Provinsi Banten menempati posisi penting dalam perjalanan tersebut: bukan hanya sebagai penyelenggara pendidikan dan pelatihan, tetapi juga sebagai penggerak pengembangan kapasitas aparatur dan penguatan budaya pembelajaran di lingkungan Pemerintah Provinsi Banten.

 


Share this Post